Restoring Indonesia's Forest
for Future Needs

Kesepakatan dengan Masyarakat Kunangan Jaya II

PT Restorasi Ekosistem Indonesia (PT Reki) menyelesaikan satu demi satu masalah penggarapan dan pendudukan lahan Hutan Harapan di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Kali ini kesepakatan ditandatangani bersama Kelompok Tani Hijau Alam Lestari RT 36 Dusun Kunangan Jaya II, Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, dengan mengacu kepada regulasi Perhutanan Sosial.

Penandatanganan dilakukan pada Senin 11 Desember 2017 di Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. Ini merupakan kesepakatan ke delapan yang dibangun manajemen Hutan Harapan setelah sebelumnya dengan empat kelompok masyarakat Batin Sembilan, kelompok  Trimakno, kelompok Narwanto dan kelompok masyarakat Kapas Tengah.

Kesepakatan bersama pemanfaatan ruang kelola perhutanan sosial ini merujuk kepada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.83/MenLHK/Setjen/Kum.1/10/2016 tentang Perhutanan Sosial.

Direktur Operasional PT Reki Lisman Sumardjani mengatakan tugas PT Reki ada tiga hal penting pertama menjaga hutan, menjaga flora fauna dan memberdayakan masyarakat di dalam kawasan Hutan. “Maka, harus ada dukungan dari beberapa pihak untuk bersama-sama manjaga kawasan hutan negara ini,” kata Lisman.

Kelompok Tani Hijau Alam Lestari Dusun Kunangan Jaya II beranggotakan 30 KK dengan luas garapan 135,31 Ha, dengan ketua kelompok Sutarno. Dengan penandatangan kesepakatan ini, maka diberikan akses legal kepada kelompok Tani Hijau Alam Lestari dengan prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan.

Direktur UJLHHBK Kementerian LHK Johan Utama Perbatasi  yang hadir dalam acara itu mengatakan, banyak hal baik dari kesepakatan ini. “Tujuannya adalah mensejahterakan masyarakat melalui kegiatan kemasyarakatan bersama PT Reki, dan masyarakat yang mengelola hutan merasa tenang dan menghasilkan HHBK seoptimal mungkin, namun tunduk dengan aturan aturan yang diatur dalam kesepakatan bersama,” tegasnya.

Sutarno sebagai Ketua Kelompok Tani Hijau Alam Lestari merasa bersyukur dengan kesepakatan kerjasama karena masyarakat akan sejahtera dan mendapat fasilitas seperti contoh pembangunan fasilitas jalan yang nantinya ekonomi masyarakat semakin meningkat.

“Kami adalah warga yang taat dengan aturan pemerintah. Kami merasa senang, bahagia ada campur tangan pemerintah yang bermuara nantinya kesejahteraan  masayarakat dapat meningkat,” ujarnya.

Penulis: Ardi Wijaya, Penyunting: Joni Rizal, Foto: Ardi Wijaya

Join Initiative of

Supported by